Papua adalah tanah yang kaya akan keberagaman tradisi, bahasa, dan kearifan lokal yang tak ternilai harganya. Namun, di tengah gempuran modernitas dan globalisasi, warisan leluhur ini sering kali terancam terlupakan oleh generasi muda. Menyadari hal tersebut, SMPN 1 Jayapura menginisiasi sebuah program luar biasa yang memfokuskan pada bidang Etnografi Papua. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya diajarkan untuk bangga pada identitas mereka, tetapi juga dilatih secara saintifik untuk melakukan penelitian dan pencatatan terhadap berbagai aspek Budaya Lokal yang ada di sekitar mereka.
Pendekatan Etnografi Papua yang dilakukan di sekolah ini melibatkan interaksi langsung antara siswa dengan para tetua adat atau tokoh masyarakat. Siswa diajak untuk keluar dari ruang kelas dan masuk ke jantung komunitas untuk mendengarkan cerita rakyat, memahami makna di balik motif ukiran, hingga mempelajari struktur sosial dalam suku-suku tertentu. Tugas utama mereka adalah untuk dokumentasikan seluruh informasi tersebut dalam bentuk tulisan, rekaman suara, maupun video. Ini adalah upaya nyata agar pengetahuan yang selama ini hanya disampaikan secara lisan tidak hilang tertelan zaman.
Selama proses pengerjaan, para siswa di SMPN 1 Jayapura belajar untuk menjadi peneliti muda yang kritis dan teliti. Mereka belajar bagaimana menyusun daftar pertanyaan wawancara yang etis dan mendalam untuk mengungkap sejarah lisan yang unik. Hasil dari pengumpulan data Etnografi Papua ini kemudian dikompilasi menjadi sebuah pameran budaya atau buku saku sekolah. Dengan cara ini, kekayaan Budaya Lokal yang sangat beragam di tanah Papua dapat tersimpan secara sistematis, memberikan akses pengetahuan bagi siapa saja yang ingin mempelajari jati diri masyarakat Jayapura dan sekitarnya.
Salah satu fokus utama dalam upaya dokumentasikan ini adalah kearifan lokal dalam menjaga alam. Masyarakat Papua dikenal memiliki hubungan yang sangat erat dengan laut dan hutan. Siswa SMPN 1 Jayapura menemukan bahwa banyak aturan adat yang sebenarnya merupakan bentuk konservasi alam yang sangat modern. Melalui studi Etnografi Papua, mereka menyadari bahwa leluhur mereka telah lama memiliki sistem pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Penemuan ini menumbuhkan rasa hormat yang mendalam pada Budaya Lokal dan memotivasi siswa untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari di era modern.